Hipertensi pada lansia merupakan salah satu masalah kesehatan yang signifikan, yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara resiliensi dan kualitas hidup pada lansia yang menderita hipertensi. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan sampel sebanyak 209 lansia yang mengalami hipertensi. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur kualitas hidup dan tingkat resiliensi, dengan kategori kualitas hidup tinggi dan rendah serta kategori resiliensi baik, cukup, dan kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas lansia memiliki kualitas hidup yang rendah (59,33%) dan tingkat resiliensi yang cukup (43,06%). Korelasi antara kualitas hidup dan resiliensi menunjukkan hubungan positif yang moderat (r = 0.551, p 0.05). Lansia dengan tingkat resiliensi yang lebih tinggi cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Penelitian ini menyarankan pentingnya peningkatan resiliensi untuk meningkatkan kualitas hidup lansia yang menderita hipertensi. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang lebih mendalam yang mempengaruhi kualitas hidup lansia dengan hipertensi.
Copyrights © 2025