Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai moral anak usia 5-6 tahun di RA Misbahut Tholibin yang menghadapi tantangan penggunaan bahasa tidak santun akibat paparan media digital, melalui penerapan metode bercerita menggunakan boneka tangan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, melibatkan 10 subjek anak Kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai moral anak dari pra-tindakan hingga Siklus II. Pada Siklus I, persentase anak yang mencapai kriteria keberhasilan (BSH/BSB) baru mencapai sekitar 60-70%. Setelah dilakukan perbaikan tindakan di Siklus II, persentase keberhasilan mencapai 80% pada seluruh indikator, termasuk Ketaatan, Kejujuran, dan Kesantunan. Temuan kualitatif kunci menunjukkan adanya internalisasi nilai kepedulian pada anak, dibuktikan dengan inisiatif anak untuk memberitahu guru ketika ada temannya yang menggunakan kata-kata kotor/kasar. Disimpulkan bahwa metode bercerita menggunakan boneka tangan efektif sebagai strategi penguatan moral dan penanggulangan dampak negatif era digital
Copyrights © 2025