Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa dampak signifikan dalam berbagai bidang, termasuk farmasi. Salah satu tantangan utama dalam pengembangan sediaan farmasi adalah proses perancangan dan optimasi formula obat yang membutuhkan waktu lama, biaya tinggi, serta risiko kegagalan yang besar. Pemanfaatan AI memungkinkan proses tersebut dilakukan dengan lebih efisien melalui analisis data yang cepat, prediksi interaksi bahan aktif, serta optimasi parameter formulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran AI dalam mempercepat pengembangan formula obat, meningkatkan akurasi prediksi sifat farmasetik, serta mengurangi biaya penelitian dan pengembangan. Metode yang digunakan meliputi studi literatur dari jurnal internasional dan nasional yang relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi AI dalam perancangan formula obat dapat mempercepat proses screening, meningkatkan efisiensi optimasi, serta memberikan hasil yang lebih akurat dibandingkan metode konvensional. Dengan demikian, pemanfaatan AI berpotensi menjadi solusi strategis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengembangan sediaan farmasi di masa depan
Copyrights © 2025