Fenomena peran ganda wanita karier menjadi salah satu isu penting dalam kajian kontemporer, khususnya terkait keseimbangan antara kariernya dan tanggung jawab dalam kehidupan rumah tangga. Berdasarkan data pada Badan Pusat Statistik (BPS), khususnya Sumatera Utara keikutsertaan wanita sebagai tenaga profesional pada tahun 2024 mengalami peningkatan yaitu sejumlah 54,40% dari tahun sebelumnya yang berjumlah 53,95% (Badan Pusat Statistik, 2025). Penelitian ini mengkaji fenomena peran ganda wanita karier yang sekaligus menjadi ibu rumah tangga dengan fokus pada kontribusi, tantangan, dan strategi keseimbangan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi literatur lima tahun terakhir yang diperkaya data primer dari kuesioner terbuka kepada lima responden wanita karier berkeluarga. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa wanita karier memberikan kontribusi signifikan, baik ranah domestik sebagai pengasuh, pendidik, dan pengelola rumah tangga maupun di ranah publik melalui peningkatan pendapatan keluarga, pemenuhan kebutuhan dasar, serta penguatan kesetaraan gender. Tantangan utama yang dihadapi meliputi konflik waktu, tekanan peran, dan perbedaan tuntutan sikap antara pekerjaan dan keluarga, meskipun tekanan emosional dan stigma sosial relatif rendah berkat dukungan pasangan dan keluarga besar. Strategi yang ditempuh mencakup manajemen waktu yang ketat, pemisahan urusan kerja dan rumah, pemanfaatan fasilitas cuti atau penitipan anak, serta penguatan mental melalui pola pikir positif dan rasa syukur. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan wanita dalam menjalankan peran ganda sangat bergantung pada kombinasi ketahanan pribadi, dukungan sosial keluarga, dan kebijakan institusional yang ramah gender.
Copyrights © 2025