Di era otomatisasi, penggunaan AI dalam pendidikan tinggi semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak penggunaan AI terhadap kemampuan berpikir kritis siswa melalui metode review literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan buatan menawarkan beberapa keuntungan dalam konteks pendidikan, termasuk memudahkan akses ke informasi, meningkatkan efisiensi belajar, dan menyediakan analisis melalui umpan balik otomatis yang mendukung proses pembelajaran. Namun, penggunaan AI yang berlebihan dapat menyebabkan ketergantungan pada teknologi dan mengurangi kreativitas serta interaksi sosial, dua elemen penting dalam membangun nalar kritis. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa AI seharusnya digunakan sebagai alat bantu pembelajaran yang memperkuat kemampuan berpikir kritis siswa, bukan sebagai pengganti proses pembelajaran itu sendiri. Dengan memahami potensi dan tantangan yang dihadapi, pengintegrasian AI dalam pendidikan dapat dilakukan secara lebih efektif dan bertanggung jawab, memastikan bahwa siswa tetap bisa mengembangkan kemampuan berpikir kritis yang diperlukan di dunia modern.
Copyrights © 2025