Beberapa fenomena yang marak terjadi di Indonesia terkait perkembangan remaja diantaranya adanya fenomena buruk dari penyalahgunaan NAPZA dan kejadian anemia pada remaja putri. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini Adalah siswa-siswi SMP YPPK St. Paulus Abepura kelas VII dengan usia sekitar 13-14 tahun. Adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan informasi kesehatan yang komprehensif kepada siswa-siswi mengenai penanggulangan penyalahgunaan NAPZA dan pentingnya konsumsi tablet tambah darah pada remaja. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui metode penyuluhan kelompok. Dalam kegiatan penyuluhan, peserta terlihat antusias dan aktif dapat dilihat dari peserta yang menyimak, mencatat materi penyuluhan, memberikan pertanyaan serta membagikan pengalaman mereka dalam penyalahgunaan NAPZA dan pengalaman terkait anemia dan konsumsi tablet tambah darah. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan sebagian besar pertanyaan yang diberikan pada sesi tanya jawab dapat terjawab dengan benar. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang diberikan berdampak pada pengetahuan secara signifikan pada siswa-siswi kelas VII SMP YPPK St. Paulus Abepura terkait materi penanggulangan penyalahgunaan obat dan pentingnya konsumsi tablet tambah darah.
Copyrights © 2025