Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Keamanan Penggunaan Antiglukolan pada Pasien Rawat Inap Stroke Iskemik dengan Atrial Fibrilasi Juniarto Mende; Fita Rahmawati; Ika Puspitasari
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 12, No 3
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.74893

Abstract

Atrial fibrillation can cause stroke due to blood stasis in the left atrium which triggers thrombus formation and embolization of the brain. Administration of anticoagulants is used to prevent clot formation to prevent the occurrence of stroke, but on the other hand, it is associated with the risk of bleeding side effects. This study aims to evaluate the safety of anticoagulants in ischemic stroke patients with atrial fibrillation. The study used a cross-sectional design. Retrospective data were taken from the medical records of RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta period January 2018 to December 2020. The research subjects were ischemic stroke patients with atrial fibrillation. Evaluation of the safety of anticoagulants includes the number of major and minor bleeding events in each type of anticoagulant and the factors that influence the occurrence of bleeding. A total of 70 patients met the study inclusion criteria. Bleeding occurred in 41 cases (58,57%). Major bleeding was 28 patients (40%) and minor bleeding was 13 patients (18,57%). The most common anticoagulant that causes bleeding is warfarin. Multivariate test of the factors that influence the occurrence of bleeding in kidney failure (OR = 5,990; 95% Cl 2,002-17,920; p = 0,001). Monitoring the side effects of anticoagulants, especially warfarin is necessary. Pharmacists can play an important role in monitoring and preventing bleeding events by taking into account risk factors, especially kidney failure.
CASE REPORT: EPIGASTRIC PAIN Mende, Juniarto; Elvionita, Cindy; Nurkhalika, Rachmi; Taborat, Miranda; Jane Sanggel, Mariyo; Pasaribu, Ezra
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v10i1.990

Abstract

A male patient (76 years) complained of heartburn since last night, pain scale of 7 to 8 (very disturbing). Examination of vital signs found increased blood pressure, and the patient's condition was still experiencing abdominal pain and or heart ulcers. The early admission diagnosis was epigastric pain. Gastroscopy examination revealed multiple nodules on the border of the corpus and fundus, antral erosive gastritis and hypotonia pylori. On anatomic pathological study, gastric mucosa results were obtained: Granulative chronic inflammation, degenerative proliferative. Investigations showed a decrease in hemoglobin, hematocrit, and sodium levels. The main diagnosis is anthral erosive gastritis. Secondary diagnoses are hypotonia pylori, hypertension, hyperthyroidism and hyponatremia. Therapy given cliad (clidium/chlordiazepoxide) 1 tab/8 hours, infusion of 3% NaCl 100 mL/24 hours, alprazolam one tab/24 hours, injection of pantoprazole 1 amp/24 hours, rebamipide one tab/8 hours, amlodipine one tab /24 hours, thyrozol ½ tab/24 hours, amitryptiline one tab/12 and lioresal 10 mg/12 hours. Education is provided, such as avoiding and changing eating or drinking patterns like spicy foods and coffee drinks. Eat smaller meals more often than 2 or 3 large meals. Pharmacists play an important role in monitoring heartburn pain scales and sodium levels.
Pelatihan Pemanfaatan E-Commerce Untuk Pemasaran Hasil Kerajinan Tangan Bagi KPM Program Keluarga Harapan Kelurahan (PKH) di Koya Timur Pawan, Elvis; Arif Budiman, Eren; El Shaddai Sandhy Pustap; Juniarto Mende; Graciano Aristides Maturbongs; Yohana Krisostoma Anduk Mbulang; Elieser Kulimbang
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer (ABDIKOM)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/abdikom.v3i1.9975

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok program keluarga harapan (PKH), sebagai pelaku pengrajin pembuatan noken di distrik Muara Tami Kota Jayapura, melalui pemanfaatan e commerce untuk memasarkan produk yang telah mereka kerjakan secara lebih luas. Kelompok PKH tersebut merupakan kelompok UKM yang tidak jarang mengalami kendala dalam memasarkan produk yang telah dihasilkan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pelatihan pemanfaatan e-commerce yang bertujuan untuk memasarkan hasil kerajinan tangan dengan menjangkau konsumen dari luar kelurahan koya timur distrik muara tami . Materi yang diberikan meliputi pembuatan akun,pengelolaan katalog produk, dan strategi pemasaran melalui media sosial. Hasil program ini menunjukkan bahwa peserta yang berjumlah 15 (lima belas) orang dapat memahami dan menerapkan penjualan melalui e commerce. Prosentase keberhasilan kegiatan mencapai 87%.  Program ini juga memberikan dampak positif bagi peningkatan keterampilan kelompok PKH untuk bersaing diera digital. Sebagai bentuk keberlanjutan tim pelaksana akan memberikan pendampingan selanjutnya dalam bentuk pemanfaatan media sosial untuk media promosi produk kerajinan tangan.
Gema Cermat-Dagusibu: Tingkatkan Kesadaran Penggunaan Obat di Lingkungan Sekolah Dasar, Kelurahan Koya Barat, Jayapura Bakri, Nur Fadilah; Tobi, Claudius Hendraman B.; Appa, Felycitae Ekalaya; Mende, Juniarto; Mbulang, Yohana Krisostoma Anduk; Maturbongs, Graciano Ariestides; Pratiwi, Rani Dewi; Rusnaeni, Rusnaeni; Barus, Andre Anusta; Pratiwi, Mustika Endah; Dewi, Krisna; Nurhidayah, Annisa; Rosa, Stella
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.4950

Abstract

Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) adalah sebuah program yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat secara benar, cara menggunakan, menyimpan dan memusnahkan obat secara tepat dan benar serta meningkatkan penggunaan obat secara rasional. Salah satu elemen penting dari gerakan ini adalah konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) obat dengan Benar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai penggunaan obat yang benar sehingga meningkatkan literasi kesehatan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilakukan di Lingkungan Sekolah Dasar, Kelurahan Koya Barat, Kota Jayapura. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah metode CBIA (Cara Belajar Insan Aktif) dengan pemberian edukasi serta berpraktek langsung terkait DAGUSIBU. Dalam tahapan pelaksanaanya, metode ini dibagi menjadi beberapa tahapan yakni tahapan persiapan, pemberian materi sekaligus praktek, dan evaluasi pengetahuan peserta. Sejumlah 31 orang guru mengikuti kegiatan pengabdian. Hasil pelaksanaan kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah tentang memperoleh obat secara legal, menggunakan obat sesuai aturan, menyimpan obat dengan benar, serta membuang obat yang sudah tidak digunakan dengan cara yang aman dilihat dari nilai signifikansi p = 0,000 < 0,005. Para guru di sekolah dasar dapat berperan dalam menyebarkan pengetahuan yang telah didapatkan selama kegiatan. Untuk kelangsungan kegiatan ini agar memberi dampak yang lebih luas maka akan dilakukan kerjasama dengan instansi pemerintah di bidang kesehatan seperti Puskesmas di kelurahan Koya Barat untuk dapat memberikan pelatihan secara berkala kepada para guru di wilayah kelurahan Koya Barat, dan juga berkolaborasi dengan Kepala Sekolah untuk dapat memasukkan kegiatan terkait dengan kesehatan terutama pengetahuan obat ke dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah sehingga dapat mendorong para guru untuk melibatkan siswa dalam proyek pembelajaran terkait DAGUSIBU
Analisis Senyawa Berpotensi Obat Kombinasi Ekstrak Daun Pandan Tikar (Pandanus Tectorius) dan Daun Cabe Jawa (Piper Retrofactrum Vahl) Menggunakan GCMS Mbulang, Yohana Krisostoma Anduk; More, Evasiana; Maturbongs, Graciano A.; Mende, Juniarto
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/

Abstract

Tanaman cabe jawa dan daun pandan tikar memiliki manfaat yang besar dalam kesehatan. Kombinasi dari dua atau lebih jenis tanaman dapat menghasilkan potensi aktivitas senyawa yang lebih beragam. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui senyawa aktif yang ada di dalam kombinasi ekstrak daun pandan tikar (Pandanus tectorius) dan cabe jawa (Piper retrofactrum Vahl). Penelitian ini merupakan penelitian ekperimental yang dilakukan di Laboratorium Universitas Citra Bangsa Kupang dan analisis GCMS dilakukan di Laboratorium Penelitian Terpadu Fakultas Farmasi-Universitas Ahmad Dahlan. Hasil penelitian terdapat 50 senyawa aktif yang terkandung di dalam ekstrak daun pandan tikar dan daun cabe jawa dengan 10 senyawa aktif yang memiliki presentasi tertinggi dari kombinasi ekstrak daun pandan tikar dan daun cabe yaitu Senyawa Myristcin (13.78%), 1,6-Anhydro-4-(3,4-methylene dioxy phenyl methyl amino)-2-O-tosyl-4-deoxy-b-d-glucopyranose (12.76%), 13-Octadecenal (12.53%), Hexadecanoic acid (7.44%), 2-Hexadecen-1-ol, 3,7,11,15-tetramethyl (5.66%), (-)-Caryophyllene oxide (5.51%), Benzenepropanoic acid, (5.43%), trans-Caryophyllene (3.95%), 9-Octadecenoic acid (Z)-, methyl ester (CAS) (3.67%) dan Benzene, 1,2,3-trimethoxy-5-(2-propenyl) (3.50%).
Antibacterial Activity Test of Extract and Fraction of Jabon Stem Bark (Anthocephalus cadamba (Roxb) Miq.) Againts Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Bakri, Nur Fadilah; Pratiwi, Mustika Endah; Manemi, Putri Winduri; Gunawan, Elsye; Mende, Juniarto
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i1.743

Abstract

The stem bark of the Jabon plant (Anthocephalus cadamba (Roxb) Miq.) is a plant used empirically as a traditional medicine in the Jayapura City area. This study aims to determine the antibacterial activity and effective concentration of Jabon stem bark extract and fraction (Anthocephalus cadamba (Roxb) Miq.) against the test bacteria. The method used in this study is the Kirby-Bauer disc diffusion method to measure the diameter of the inhibition zone of each treatment. The results showed that the extract and fraction had antibacterial activity. The effective concentration of the extract was demonstrated at a concentration of 500 ppm with a strong category against the test bacteria. In comparison, the fractions were shown at a concentration of 1000 ppm with a moderate category against the test bacteria. This study concludes that the extract and fraction of the stem bark of Jabon have antibacterial activity and have the potential to be further developed as an antibacterial agent.
PRINCIPLES OF DOSE ADJUSTMENT IN PATIENTS WITH CHRONIC KIDNEY FAILURE Mende, Juniarto; Kartikawati, Nurfina Dian; Titami, Arina; Mahmuda, Hartati
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 11 No 2 (May-August 2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v11i2.9687

Abstract

Chronic renal disease is a kidney illness marked by a progressive decline in kidney function over months or years. The usage of medications in this condition is a crucial aspect of managing kidney disease patients. When done correctly, pharmacotherapy can halt disease development and minimize morbidity and mortality. In patients with kidney illness, decreasing kidney function can drastically change the pharmacokinetics and pharmacodynamics of many medications, increase the risk of drug toxicity if not well treat. Many of these changes must be expected and mitigated by changing the medicine dosage. Complications of chronic kidney disease (CKD) that go untreated can cause significant early morbidity and mortality, as well as aggravate its progression. This literature review is based on a review of the literature and articles related to CKD to determine the principles of dose adjustment in CKD patients. Classification of drugs in CKD patients includes antifungals, anticoagulants, antidiabetics, antihypertensives, antibiotics, and analgesics. The administration of these drugs should be considered for kidney function in CKD patients. The presence of multidisciplinary interventions reduces the risk of progression of CKD severity. Adjustment of the dosage regimen in CKD patients is carried out for certain drugs that have a significant relationship between drug concentration and clinical outcomes in patients.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di SD Inpres 09 Sausapor Kabupaten Tambrauw Tamaela, Josepha Mariana; Sanggel, Mariyo Jane; Mende, Juniarto; Idris, Irma
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i2.662

Abstract

Penerapan kebutuhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sangat penting di sekolah. seiring banyaknya penyakit pada anak sekolah dari 8 indikator PHBS tingkat sekolah yaitu: diare, penyakit gigi, keracunan makanan, ISPA, demam berdarah, dan sebagainya yang berkaitan dengan PHBS itu sendiri. Pola hidup bersih dan sehat merupakan pembiasaan perilaku sehat dan kesadaran diri. Kegiatan ini memegang peranan penting dalam kesehatan masyarakat. perilaku ini dapat mencegah terjadinya penyakit jika lingkungan kita bersih dan segar. Penerapan PHBS di sekolah ini bisa dimulai dari hal sederhana, seperti membuang sampah. meningkatkan perilaku ini mungkin dapat membantu dalam meningkatkan kesehatan sekolah Perilaku kesehatan dapat dipengaruhi oleh atribut-atribut personal seperti karakteristik perkembangan anak dan karakteristik individu anak. Beberapa hal yang perlu dilakukan sebagai upaya PHBS di sekolah antara lain membuang kotoran di lingkungan sekolah, mencuci tangan dengan sabun dan air keran, mengonsumsi makanan sehat di kantin sekolah, menggunakan wewangian yang bersih dan sehat, serta berolahraga di lingkungan yang terkendali. PHBS di sekolah ini bertujuan untuk menjamin siswa, guru, dan warga sekolah siap berperan aktif dan berfungsi, memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang PHBS terutama pada siswa/siswi sekolah dasar. Metode dalam kegiatan ini yaitu dengan memberikan edukasi dengan metode ceramah dan memberikan kesempatan bagi siswa/ siswi dalam memberikan pertanyaan.pembelajaran ini memberikan pengetahuan PHBS terutama di area sekolah.
Drug-related problems (DRPs) on antibiotic therapy in pediatric patients: a review Titami, Arina; Mende, Juniarto; Nurfina Dian K.
Indonesian Journal of Pharmacology and Therapy Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing Universitas Gadjah Mada and Indonesian Pharmacologist Association or Ikatan Farmakologi Indonesia (IKAFARI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijpther.2692

Abstract

Drug-related problems (DRPs) is event that can interfere with the outcome of therapy. It can occur in various patient populations and ages. The DRPs in pediatric patients is found to be significantly frequent due to their vulnerable features. Many factors such as age, weight, body surface area should be considered during drug therapy in pediatric patients. The organs development continues for many years and the organs responsible for drug metabolism and elimination have not yet full capacity in pediatric patients. Antibiotics are often prescribed to pediatric patients. Several studies concerning DRPs on antibiotic therapy have been conducted in some countries. This review summarizes types, factors and impacts to the occurrence of DRPs on antibiotic therapy in pediatric patients.