Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan bahan ajar mata kuliah Nihon Bunka di Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA dengan mengacu pada model analisis kebutuhan yang dikemukakan oleh Hutchinson dan Waters. Dengan metode kualitatif, penelitian ini memanfaatkan angket sebagai data deskriptif dengan jawaban 60 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang saat ini digunakan dinilai cukup memadai dan relevan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Namun, mahasiswa merasa bahwa bahan ajar tersebut kurang spesifik. Melalui analisis kebutuhan subjektif, ditemukan bahwa mahasiswa memiliki kebutuhan kognitif, afektif, sosiokultural, dan fungsional yang lebih mendalam terhadap materi budaya Jepang. Selain itu, kekurangan berupa keterbatasan sumber belajar yang valid, kurangnya metode pembelajaran interaktif, serta kendala dalam memahami istilah budaya juga menjadi tantangan. Mahasiswa menginginkan bahan ajar yang lebih relevan, komprehensif, interaktif, dan kredibel, dengan fokus pada isu-isu sosial Jepang kontemporer. Bahan ajar Nihon Bunka perlu penyediaan materi yang lebih mendalam, interaktif, dan up-to-date, serta mudah diakses baik secara luring maupun daring. Oleh karena itu, mahasiswa memerlukan bahan ajar yang sesuai untuk meningkatkan kualitas pembelajar.
Copyrights © 2025