This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bahasa Asing
Puteri, Yusnida Eka
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pilihan Rasional Masyarakat Jepang dan Dampaknya pada Fenomena Resesi Seks: Analisis Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Seksual di Jepang Gunawan, Beby Fitri Xaviera; Puteri, Yusnida Eka
Jurnal Bahasa Asing Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Bahasa Asing
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58220/jba.v16i1.45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual di Jepang dan hubungannya dengan fenomena resesi seks di negara tersebut. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menguraikan pembahasan dengan metode studi literatur. Sumber data primer menggunakan video wawancara dan data resmi lembaga pemerintah Jepang. Hasil studi mengungkapkan beberapa temuan utama meliputi: 1) Konstruksi sosial yang kuat terkait pernikahan dan norma gender tradisional yang menciptakan tekanan sosial; 2) Pengaruh signifikan media dan budaya populer dalam membentuk persepsi dan preferensi individu terhadap hubungan seksual; 3) Budaya kerja yang menuntut mengakibatkan kurangnya waktu dan sumber daya untuk menjalin hubungan intim dan membentuk keluarga; 4) Kondisi ekonomi yang tidak stabil mempengaruhi pilihan rasional pemuda Jepang terkait pernikahan dan memiliki anak. Temuan ini memiliki implikasi penting dalam mengatasi fenomena resesi seks di Jepang.
Kecerdasan Budaya sebagai Faktor Penting Hubungan Masyarakat Jepang dan Indonesia Zulaeha, Elli Rahmawati; Puteri, Yusnida Eka; Aprilianti, Rahayu
Jurnal Bahasa Asing Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Bahasa Asing
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58220/jba.v16i1.48

Abstract

Saat ini akses masuk masyarakat Indonesia ke negara Jepang dapat dikatakan mudah dengan banyaknya program magang kerja maupun bekerja dengan visa kerja berketerampilan khusus. Dalam interaksi di masyarakat Jepang yang berbeda latar belakang budaya, diperlukan adanya suatu keterampilan atau kecerdasan yang disebut dengan kecerdasan budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan bentuk kecerdasan budaya dalam interaksi sosial di masyarakat Jepang serta peranannya sehingga terjalin hubungan yang harmonis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis bentuk kecerdasan budaya mencakup kecerdasan budaya kognitif, meta kognitif, motivasi, dan sikap. Kecerdasan budaya kognitif mencakup aturan bahasa Jepang, keyakinan agama, ekspresi non verbal, nilai-nilai seni, norma dalam pernikahan, hukum dan pemerintahan, dan ekonomi Jepang. Adanya kecerdasan budaya membentuk kesadaran sikap saling menghormati, tidak adanya praduga, menghindari konflik yang diterapkan ketika berinteraksi, muncul rasa percaya diri dan keyakinan saat bersosialisasi dengan orang Jepang, dan adanya perubahan perilaku apabila dibutuhkan saat berinteraksi.
ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN AJAR MATERI KEBUDAYAAN JEPANG PADA MATA KULIAH NIHON BUNKA DI STBA JIA Gunawan, Beby Fitri Xaviera; Puteri, Yusnida Eka
Jurnal Bahasa Asing Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Bahasa Asing
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58220/jba.v18i2.120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan bahan ajar mata kuliah Nihon Bunka di Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA dengan mengacu pada model analisis kebutuhan yang dikemukakan oleh Hutchinson dan Waters. Dengan metode kualitatif, penelitian ini memanfaatkan angket sebagai data deskriptif dengan jawaban 60 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang saat ini digunakan dinilai cukup memadai dan relevan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Namun, mahasiswa merasa bahwa bahan ajar tersebut kurang spesifik. Melalui analisis kebutuhan subjektif, ditemukan bahwa mahasiswa memiliki kebutuhan kognitif, afektif, sosiokultural, dan fungsional yang lebih mendalam terhadap materi budaya Jepang. Selain itu, kekurangan berupa keterbatasan sumber belajar yang valid, kurangnya metode pembelajaran interaktif, serta kendala dalam memahami istilah budaya juga menjadi tantangan. Mahasiswa menginginkan bahan ajar yang lebih relevan, komprehensif, interaktif, dan kredibel, dengan fokus pada isu-isu sosial Jepang kontemporer. Bahan ajar Nihon Bunka perlu penyediaan materi yang lebih mendalam, interaktif, dan up-to-date, serta mudah diakses baik secara luring maupun daring. Oleh karena itu, mahasiswa memerlukan bahan ajar yang sesuai untuk meningkatkan kualitas pembelajar.