Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur aporia teori dekonstruksi Jacques Derrida yakni berupa makna-makna paradoks dalam novel Aib dan Nasib karya Minanto. Jenis Penelitian ini adalah kualitatif. Data penelitian ini adalah narasi, pernyataan atau kutipan teks yang berisi kebenaran absolut, penangguhan kebenaran absolut, dan unsur aporia yang makna paradoks. Sumber data penelitian ini adalah novel Aib dan Nasib karya Minanto dengan tebal 263 halaman, diterbitkan pertama oleh Marjin Kiri, cetakan pertama 2020. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik baca dan teknik catat. Analisis data dengan mengidentifikasi kebenaran absolut dan penangguhan kebenaran absolut yang menimbulkan unsur aporia. Berdasarkan analisis yang dilakukan ditemukan kebenaran absolut dan penangguhan kebenaran absolut yang menimbulkan unsur aporia dalam novel Aib dan Nasib karya Minanto. Kebanaran yang absolut “tokoh dia” digambarkan sebagai tokoh yang tokoh “dia” adalah sosok religius dan pekerja sosial yang taat, berbeda dengan tokoh yang bertentangan dengannya yakni “teks memberi kesan bahwa dia kelelahan, tertekan, atau dikasihani oleh masyarakat” yang digambarkan sebagai sosok pekerja sosial yang taat. Setelah penangguhan kebenaran absolut terdapat makna baru yakni tokoh “dia kelelahan, tertekan, atau dikasihani” yang sebelumnya digambarkan sebagai tokoh yang pekerja keras berubah menjadi tertekan karena dikasihani masyarakat. Unsur aporia yang terdapat dalam novel bermakna paradoks atau bertentangan antara sikap “dia” makna dalam teks bergeser dari pujian menjadi beban eksistensial; satu tindakan bisa ditafsirkan sakral sekaligus tragis.
Copyrights © 2025