Di era digital yang semakin berkembang, media sosial seperti TikTok telah menjadi kanal strategis untuk membangun branding, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, banyak UMKM yang belum memanfaatkan platform ini secara optimal, termasuk Café Griya Agem yang memiliki potensi kuat dalam nilai lokal dan estetika pedesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan utama: bagaimana optimalisasi konten kreatif TikTok dapat meningkatkan branding digital Café Griya Agem? Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode kolaboratif antara tim abdimas dan pemilik usaha. Proses pelaksanaan terdiri atas tiga tahapan utama: perencanaan strategi konten, produksi dan validasi konten, serta evaluasi performa digital berdasarkan data insight TikTok. Teknik pengumpulan data meliputi observasi lapangan, wawancara, dokumentasi visual, serta analisis metrik media sosial. Hasil menunjukkan bahwa melalui penerapan strategi konten visual berbasis lokalitas, akun TikTok @griyaagem mengalami peningkatan signifikan, termasuk kenaikan jumlah pengikut lebih dari sepuluh kali lipat, peningkatan total tayangan hingga 13.199%, serta keterlibatan audiens yang lebih emosional dan positif. Temuan ini memperkuat pentingnya pendekatan storytelling visual dan nilai budaya dalam strategi branding digital UMKM. Kesimpulannya, optimalisasi konten kreatif TikTok mampu meningkatkan visibilitas, keterikatan, dan citra merek secara signifikan. Saran untuk abdimas selanjutnya mencakup penguatan keberlanjutan produksi konten, eksplorasi kolaborasi lintas komunitas kreatif, serta integrasi metode analitis yang lebih dalam untuk mengevaluasi dampak jangka panjang.
Copyrights © 2026