penggunaan model Pembelajaran Berbasis Masalah dalam meningkatkan kemampuan kognitif siswa di Kelas V UPTD SDN 214 Baru Tancung. Penelitian ini mengadopsi pendekatan yang mengikuti langkah-langkah Kemmis dan Taggart yang melibatkan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif terdiri dari pengamatan terhadap proses pembelajaran dengan model Pembelajaran Berbasis Masalah di kelas V UPTD SDN 214 Baru Tancung. Sementara data kuantitatif berfokus pada hasil belajar siswa sebelum dan setelah menerapkan model pembelajaran tersebut. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan menggunakan aplikasi Canva di Kelas V UPTD SDN 214 Baru Tancung dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Terlihat peningkatan dari hasil belajar siswa sebelumnya, dimana pada pra-siklus hanya 41% siswa yang mencapai ketuntasan dengan rata-rata nilai 59,11%. Pada siklus pertama, 11 dari 17 peserta didik mencapai ketuntasan dengan persentase 65% dan rata-rata nilai 70,58%. Pada siklus kedua, jumlah siswa yang mencapai ketuntasan meningkat menjadi 15 dari 17 siswa dengan persentase 88% dan rata-rata nilai 85,29%.
Copyrights © 2025