Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan membaca Al-Qur'an pada anak usia Sekolah Dasar melalui wawasan membaca pemula (Reading Readiness). Peneliti menemukan kasus kesulitan membaca Al-Qur'an pada anak usia Sekolah Dasar yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu: psikologis, pola asuh orang tua dan lingkungan sosial. Dalam hal faktor kognitif tersebut menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan kualitas membaca Al-Qur'an pada anak usia Sekolah Dasar. Oleh karena itu kesulitan membaca dapat dijelaskan berdasarkan kesiapan membaca anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif (deskriptif kualitatif) berbasis pada penelitian lapangan (field study) dengan pendekatan studi kasus. Responden dalam penelitin ini yaitu seorang anak yang duduk dibangku kelas 3 Sekolah Dasar, inisial MPU. berusia 10 tahun dan belajar di SD Negeri di Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55133. kemudian bersekolah non formal di salah satu TPA (Tempat Pendidika Al-Qur'an) Fathul Islam yang berada di Masjid Ngadisuryan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sehari-hari ai tinggal bersama ayah dan ibu dirumah. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki kesulitan membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar yang mencakup dua hal, yaitu: mengenal bentuk huruf hijaiyah dan mengenal simbol dalam huruf hijaiyah.
Copyrights © 2025