Perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami kontraksi pada tahun 2025 yang terutama dipicu oleh melemahnya sektor pertambangan sebagai sektor unggulan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sumber kontraksi ekonomi Provinsi NTB menggunakan pendekatan shift share dengan memanfaatkan data PDRB sektor pertambangan NTB dan nasional atas dasar harga konstan. Hasil analisis menujukan bahwa nilai proportional share dan differential shift yang negatif mengindikasikan pelemahan sektor pertambangan secara nasional serta rendahnya daya saing sektor tersebut di NTB. Kondisi ini diperparah oleh kebijakan larangan ekspor konsentrat mineral. Penelitian ini meyimpulan bahwa kontraksi ekonomi NTB bersifat struktural dan regional, sehingga diperlukan diversifikasi ekonomi dan penguatan industri hilir pertambangan. Kata kunci : Kontraksi ekonomi, shift share, sektor pertambangan, PDRB, NTB
Copyrights © 2025