Program pengabdian masyarakat ini mengimplementasikan sistem irigasi tetes untuk mengatasi keterbatasan air pada pertanian hortikultura skala rumah tangga di Desa Biccoing, Kecamatan Tonra. Pendekatan partisipatif-edukatif melibatkan kelompok perempuan Dasawisma melalui pelatihan, pendampingan instalasi, dan mentoring berkelanjutan. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan efisiensi penyiraman sebesar 50%, penghematan air yang signifikan, serta keseragaman pertumbuhan tanaman cabai dan tomat yang lebih baik. Selain manfaat teknis, program meningkatkan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan pertanian dan memperkuat kolaborasi sosial di tingkat komunitas. Studi menyimpulkan bahwa intervensi teknologi tepat guna sederhana dapat efektif mendukung ketahanan pangan rumah tangga sekaligus mengoptimalkan sumber daya air terbatas. Model ini menunjukkan potensi replikasi bagi komunitas pedesaan serupa yang menghadapi tantangan pengelolaan air.
Copyrights © 2026