Polusi mikroplastik (MPs) semakin meningkat setiap tahun dan hamper dijumpai di lingkungan sekitar terutama perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi potensi arang karbon aktif berbasis limbah pertanian dalam mengurangi tingkat mikroplastik pada air irigasi pertanian. Penelitian ini menggunakan teknik filtrasi kolom, di mana berbagai bahan baku arang seperti sekam padi, kayu, dan tempurung kelapa diolah dan diuji dalam proses aktivasi untuk menghasilkan karbon aktif. Efektivitas karbon aktif dalam mengurangi mikroplastik diuji dengan menggunakan empat jenis mikroplastik yang berbeda dalam ukuran dan bentuk, dan pengukuran efisiensi dilakukan secara gravimetrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arang karbon aktif yang diaktivasi, terutama yang berasal dari kayu (AKK), mampu menghilangkan mikroplastik hingga 98,79%, lebih tinggi dibandingkan arang yang tidak diaktivasi. Proses aktivasi meningkatkan kapasitas adsorpsi karbon aktif, yang terbukti lebih efektif dalam menangani mikroplastik, terutama yang lebih besar dan tidak teratur. Kesimpulannya, arang karbon aktif berbasis limbah pertanian merupakan alternatif yang efektif dan ramah lingkungan dalam mengurangi polusi mikroplastik di sistem pertanian. Penelitian ini memberikan dampak yang signifikan dalam mengatasi polusi mikroplastik yang semakin meningkat di sektor pertanian dan dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk pengelolaan air irigasi.
Copyrights © 2026