enelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pemberian pupuk kandang kambing dan pupuk NPK secara sinergis terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman lobak merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Maret 2025 di Desa Bajang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan acak kelompok faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor 1 meliputi perlakuan pupuk kandang kambing yang terdiri dari tiga taraf: K1: 15 ton/ha atau setara dengan 75 g/polybag; K2: 30 ton/ha atau setara dengan 150 g/polybag; dan K3: 45 ton/ha atau setara dengan 225 g/polybag. Faktor ke dua adalah dosis pupuk NPK yang terdiri dari tiga taraf: P1: 400 kg/ha atau setara dengan 2,0 g/polybag; P2: 600 kg/ha atau setara dengan 3,0 g/polybag; dan P3: 800 kg/ha, setara dengan 4,0 g/polybag. Variabel penelitian meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat umbi, dan panjang umbi lobak. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi pupuk kandang kambing dan pupuk NPK berpengaruh signifikan terhadap semua variabel yang diteliti. Kombinasi perlakuan optimal terdiri dari pupuk kandang kambing dengan dosis 45 ton per hektar (setara dengan 225 g per polybag) dan pupuk NPK dengan dosis 600 kilogram per hektar (setara dengan 3 gram per polybag).
Copyrights © 2025