Kesulitan yang sering dihadapi mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika di Universitas Borneo Tarakan berakar dari pemahaman dasar matematika yang lemah, mencakup konsep prasyarat seperti aljabar, kalkulus dasar, dan logika matematika. Kondisi ini menghambat mereka dalam mempelajari materi perkuliahan yang lebih kompleks, berpotensi memicu ketertinggalan akademis, dan menurunkan motivasi belajar. Untuk mengatasi masalah krusial ini, diusulkan program intervensi sistematis dan terstruktur bernama Klinik Matematika dengan pendekatan matrikulasi intensif. Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat kemampuan dasar matematika mahasiswa baru serta angkatan sebelumnya, sekaligus memotivasi mereka agar memiliki semangat dan kesiapan optimal untuk mengikuti perkuliahan. Kegiatan ini dilaksanakan di kampus Universitas Borneo Tarakan, menyasar 56 mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Matematika Angkatan 2025. Metode yang digunakan adalah pembelajaran interaktif yang berpusat pada mahasiswa, meliputi penyampaian materi ringkas, latihan soal, diskusi, dan pendekatan klinik di mana dosen memberikan bantuan personal untuk mengatasi miskonsepsi spesifik. Evaluasi menggunakan tes kemampuan dasar (pretes dan posttes) menunjukkan kenaikan rata-rata nilai yang signifikan. Kesimpulannya, program Klinik Matematika ini berhasil dan sangat efektif dalam mengoptimalkan kompetensi dasar matematika mahasiswa, menjadikannya solusi yang direkomendasikan untuk menjadi agenda rutin tahunan.
Copyrights © 2026