Penelitian ini menggunakan metode literatur review atau kajian pustaka yang bertujuan untuk menganalisis sejarah perkembangan, hakikat manusia, konsep gangguan, mekanisme pengubahan, serta tahapan dan tujuan dari pendekatan Konseling Kognitif Perilaku (Cognitive Behavior Therapy/CBT). Data diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal nasional, dan jurnal internasional yang relevan dengan topik. Hasil kajian menunjukkan bahwa CBT lahir dari integrasi antara teori kognitif dan perilaku yang dikembangkan oleh tokoh-tokoh seperti Albert Ellis, Aaron T. Beck, dan Donald Meichenbaum. Pendekatan ini menekankan hubungan antara pikiran, dan perilaku, serta mengajarkan individu untuk mengenali dan menantang pikiran negatif yang tidak rasional guna membentuk perilaku yang lebih adaptif. CBT juga berfokus pada masa kini dengan tujuan membantu individu mengubah pola pikir maladaptif, meningkatkan keterampilan koping, dan mendorong kemandirian dalam mengatasi masalah psikologis. Konselor dapat menggunakan berbagai teknik kognitif-perilaku, seperti restrukturisasi kognitif , penghentian pikiran, atau latihan mindfulness, untuk membantu klien mengubah pola kognitif yang tidak bermanfaat. Tujuannya adalah agar klien mengembangkan perspektif yang lebih seimbang, yang pada gilirannya mengarah pada respons dan perilaku emosional yang lebih sehat
Copyrights © 2025