Peningkatan penggunaan media sosial pada pelajar membuat paparan notifikasi digital semakin sering terjadi dan berdampak pada kestabilan konsentrasi belajar. Notifikasi yang muncul secara tiba-tiba memicu perpindahan perhatian yang mengganggu alur berpikir, sehingga proses belajar menjadi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mekanisme notifikasi media sosial dalam memengaruhi konsentrasi belajar, menggambarkan dampaknya terhadap kemampuan pelajar mempertahankan fokus, serta menguraikan upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi gangguan konsentrasi akibat notifikasi tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan desain analisis deskriptif berdasarkan data sekunder dari artikel dan jurnal ilmiah terbit tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa notifikasi memengaruhi konsentrasi melalui interupsi perhatian, dorongan membuka aplikasi, rasa ingin tahu yang kuat, serta pola multitasking semu. Dampaknya terlihat pada menurunnya kedalaman fokus, berkurangnya pemahaman materi, munculnya residu perhatian, melemahnya kemampuan mengendalikan distraksi, dan meningkatnya beban kognitif. Upaya pengurangan gangguan dapat dilakukan melalui pengaturan notifikasi, manajemen waktu belajar, pembatasan penggunaan aplikasi, dukungan lingkungan, serta pengembangan kebiasaan digital sehat. Kesimpulannya, notifikasi media sosial berpengaruh signifikan terhadap penurunan konsentrasi belajar, namun pengendalian digital yang tepat dapat membantu menjaga fokus pelajar.
Copyrights © 2025