Iman kepada takdir (qadar) merupakan aspek fundamental dalam akidah Islam yang berfungsi sebagai landasan spiritual dan moral bagi seorang Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemahaman takdir dan pembentukan akhlak dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan. Data diperoleh dari literatur akidah, tafsir, jurnal kontemporer, dan karya ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keyakinan terhadap takdir berperan dalam membangun kepribadian sabar, tawakal, rendah hati, serta mencegah perilaku putus asa maupun arogan. Pemahaman takdir secara proporsional juga memperkuat rasa tanggung jawab, kedisiplinan, serta kesadaran moral peserta didik. Dari perspektif psikologis, iman kepada takdir terbukti meningkatkan ketahanan emosional dan membantu individu mengelola stres, kecemasan, serta dinamika kehidupan modern dengan lebih stabil. Secara sosial, pemahaman takdir memengaruhi pembentukan perilaku positif seperti empati, sikap moderat, dan kemampuan menjaga keharmonisan lingkungan. Dengan demikian, takdir dalam Islam memiliki relevansi yang signifikan bagi pembentukan akhlak dan kualitas spiritual, sekaligus berkontribusi terhadap perkembangan pribadi dan sosial seorang Muslim.
Copyrights © 2025