Perkembangan teknologi cerdas pada era Society 5.0 telah memberikan dampak signifikan terhadap praktik Pendidikan Agama Islam (PAI) di berbagai tingkat pendidikan. Transformasi ini mendorong lembaga pendidikan untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih personal, adaptif, dan kreatif melalui pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menganalisis inovasi pembelajaran PAI dalam rentang 2019–2025. Literatur dikumpulkan melalui pangkalan data ilmiah seperti Scopus, Google Scholar, DOAJ, dan Garuda dengan fokus pada inovasi berbasis kecerdasan buatan, gamifikasi, pembelajaran kolaboratif digital, serta transformasi media pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi cerdas mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman peserta didik terhadap materi PAI. Inovasi seperti pembelajaran adaptif berbasis AI, gamifikasi nilai-nilai Islam, simulasi ibadah virtual, dan kolaborasi digital terbukti memberikan dampak positif terhadap pengalaman belajar. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan, termasuk kesenjangan literasi digital, keterbatasan infrastruktur, kompetensi pedagogis guru, serta risiko distraksi digital yang dapat melemahkan proses internalisasi spiritual. Kajian ini menegaskan perlunya strategi holistis yang mengintegrasikan teknologi, pedagogi, dan nilai-nilai keislaman secara seimbang. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran PAI yang lebih adaptif, humanis, dan relevan dalam menghadapi tuntutan era Society 5.0..
Copyrights © 2025