Penelitian ini berupaya untuk mengeksplorasi dampak Model Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) terhadap pemahaman pecahan campuran di kalangan siswa kelas enam SD Budi Mulia 1, Pematangsiantar. Dengan menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest satu kelompok, penelitian ini melibatkan 30 siswa dan mengumpulkan data melalui penilaian pemahaman konseptual serta observasi keterlibatan siswa selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar, dengan nilai rata-rata meningkat dari 7 pada pretest menjadi 9 pada posttest. Selain itu, terdapat peningkatan yang nyata dalam partisipasi siswa—terlihat dari diskusi yang lebih dinamis, kerja kelompok kolaboratif, dan artikulasi strategi pemecahan masalah. Integrasi PMR, dengan memanfaatkan skenario kontekstual yang familiar dengan pengalaman sehari-hari siswa, terbukti sangat membantu dalam memvisualisasikan pecahan campuran, memahami hubungan antara bagian pecahan dan bilangan bulat, serta menerapkan konsep-konsep ini secara praktis. Kesimpulannya, penerapan PMR secara signifikan meningkatkan pemahaman konseptual, motivasi, partisipasi aktif, dan kemampuan berpikir kritis siswa, sehingga mengubah pembelajaran matematika menjadi pengalaman yang lebih bermakna, relevan, dan komprehensif yang meningkatkan perkembangan kognitif secara keseluruhan.
Copyrights © 2026