Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan stimulasi neuroedukasi spesifik-bakat dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kecamatan Lubuk Sikaping. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis fenomenologis, berfokus pada TPQ di Jorong Sungai Pandahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab lemahnya kemampuan membaca Al-Qur’an adalah rendahnya keterlibatan edukatif orang tua akibat tekanan ekonomi, distraksi digital, serta metode pengajaran tradisional yang tidak sesuai dengan keunikan neurologis siswa. Penerapan model Neuroeducation-Based Tahfizh Learning Model (MP-TBN) yang mencakup stimulasi kognitif, emosional, sensorik, dan spiritual terbukti signifikan meningkatkan kelancaran membaca, penguasaan tajwid, konsistensi murojaah, dan kedalaman spiritual siswa, dengan nilai N-gain mencapai 0,71. Disimpulkan bahwa stimulasi neuroedukasi spesifik-bakat merupakan solusi transformatif yang memadukan sains otak dan nilai-nilai Al-Qur’an, namun keberlanjutannya memerlukan dukungan kebijakan daerah, pelatihan guru, dan peran aktif orang tua.
Copyrights © 2025