Di tengah dinamika era digital yang serba cepat, Generasi Z dihadapkan pada berbagai tantangan sosial yang memengaruhi pembentukan kepercayaan diri dan karakter kepemimpinan, salah satunya berupa rasa minder dan keraguan dalam mengambil peran di lingkungan masyarakat. Kepemimpinan masa kini tidak hanya menuntut kecakapan teknis, tetapi juga kekuatan karakter dan budi pekerti sebagai fondasi moral. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada transformasi Generasi Z dari rasa minder menuju kepemimpinan bermakna (meaningful leadership) berbasis nilai budi pekerti. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas PGRI Wiranegara Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Angkatan 2024 sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Landasan teoretis bertumpu pada konsep pendidikan karakter dan kepemimpinan bermakna dalam perspektif PPKn. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi kelompok terarah, fun games edukatif, dan refleksi bersama yang melibatkan anggota Karang Taruna Dusun Jatisari, Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman, keberanian berpendapat, kerja sama, serta kesadaran akan pentingnya budi pekerti sebagai dasar kepemimpinan.
Copyrights © 2026