Penelitian ini diarahkan untuk memahami bagaimana peserta didik kelas memaknai kompetensi guru dalam kaitannya dengan motivasi belajar yang mereka miliki. Fokus penelitian tertuju pada dua aspek utama kompetensi guru, yaitu kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional, serta pengaruh keduanya terhadap motivasi belajar. Pendekatan yang dimanfaatkan bersifat kuantitatif dengan metode survei, di mana seluruh populasi dijadikan responden melalui teknik sampling jenuh. Data penelitian dianalisis melalui Partial Least Square (PLS) dengan SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik belum memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar peserta didik. Sebaliknya, kompetensi profesional terbukti memiliki pengaruh signifikann dan lebih dominan dalam mendorong motivasi belajar. Secara keseluruhan, keduanya mampu menjelaskan sebesar 64,3% variasi motivasi belajar, sementara selebihnya dipengaruhi oleh faktor di luar penelitian. Penemuan ini mengindikasikan bahwa penguasaan materi dan profesionalisme guru memegang peranan krusial dalam meningkatkan motivasi belajar di lingkungan pendidikan kejuruan.
Copyrights © 2026