Penelitian ini membahas tiga jenis penalaran utama dalam tradisi Barat yakni deduktif, induktif, dan abduktif serta relevansi ketiganya dalam konteks ilmu pengetahuan, kehidupan sehari-hari, dan agama. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap berbagai literatur klasik dan kontemporer dalam bidang filsafat, logika, dan teologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penalaran deduktif berperan penting dalam pembentukan argumentasi logis, penalaran induktif dalam pengembangan teori berdasarkan pengalaman empiris, dan penalaran abduktif dalam merumuskan hipotesis awal terhadap fenomena yang tidak pasti. Ketiganya saling melengkapi dalam proses berpikir ilmiah, sosial, maupun spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman yang mendalam terhadap ketiga bentuk penalaran tersebut dapat memperkuat rasionalitas, memperkaya metode ilmiah, serta menumbuhkan respons keagamaan yang adaptif dan kontekstual.
Copyrights © 2026