Isu kesenjangan upah antar gender di Indonesia masih menjadi masalah struktural dan kultural bahkan dalam dunia kerja modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab ketimpangan upah antar gender dan melihatnya melalui pemikiran feminis mary Wollstonecraft. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk menunjukan bahwa kesetaraan upah tidak hanya memerlukan regulasi melainkan juga perubahan perspektif sosial terhadap perempuan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis dan sumber data berupa studi literatur, wawancara, dan observasi. Studi ini menggunakan kerangka teori Feminisme Liberal dari Wollstonecraft dan konsep keadilan gender untuk menganalisis akar permasalahan. Hasil analisis menunjukan bahwa kesenjanan upah di Indonesia disebabkan oleh segregasi pekerjaan di mana perempuan fokus di sektor yang memiliki upah rendah serta pengupahan yang bias produktivitas menjadikan beban domestik mengurangi nilai kerja perempuan. Menurut perspektif Wollstonecraft, hal ini mencerminkan kegagalan sistem sosial untuk mengakui perempuan sebagai seorang individu rasional dan adanya sistem patriarki menganggap bahwa perempuan dapat menghambat kesempatan yang setara dalam pendidikan maupun pekerjaan strategis. Dengan demikian, perjuangan kesetaraan upah harus disertai dengan peningkatan kesadaran dan reformasi budaya kerja.
Copyrights © 2025