Pertumbuhan jumlah lansia di seluruh dunia menyebabkan meningkatnya beban penyakit kronis, sehingga kebutuhan layanan dan biaya kesehatan semakin melonjak. Situasi ini membuat sistem pelayanan kesehatan melakukan penyesuaian untuk menjamin akses dan kualitas layanan bagi populasi lanjut usia. Telehealth muncul sebagai solusi inovatif yang mampu memperluas jangkauan layanan, meningkatkan kontinuitas perawatan, dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya secara lebih efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan prosedur seleksi artikel berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Kata kunci pencarian meliputi “Telehealth” AND “Komunitas” AND “Lansia” untuk sumber berbahasa Indonesia serta “Telehealth” AND “Nursing” AND “Aging” AND “Elderly” untuk sumber berbahasa Inggris. Dari proses seleksi diperoleh lima artikel yang menilai efektivitas telehealth dalam konteks pelayanan kesehatan lansia. Hasil kajian menunjukkan telehealth berperan penting dalam menjaga kontinuitas layanan meskipun terdapat hambatan implementasi, dan beberapa faktor kontekstual memengaruhi keberhasilan adopsi teknologi ini. Rekomendasi penelitian menyoroti perlunya pelatihan, infrastruktur, serta kebijakan yang mendukung implementasi berkelanjutan dan evaluasi terus-menerus.
Copyrights © 2025