Pendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam pembentukan kepribadian siswa, khususnya pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah yang menjadi tahap awal pendidikan formal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penguatan karakter siswa dalam proses pembelajaran, meliputi tahap pendahuluan, inti, dan penutup, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara dengan guru, dan dokumentasi pendukung di lingkungan madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pendahuluan, penguatan karakter tampak melalui pembiasaan disiplin, religiusitas, rasa hormat, dan kesiapan belajar siswa. Pada tahap inti pembelajaran, karakter rasa ingin tahu, kerja sama, empati, ketekunan, dan tanggung jawab akademik berkembang melalui aktivitas diskusi, tanya jawab, dan kerja kelompok. Sementara itu, pada tahap penutup pembelajaran, karakter tanggung jawab, kejujuran akademik, dan refleksi diri mulai terbentuk meskipun masih memerlukan bimbingan intensif dari guru. Faktor pendukung penguatan karakter meliputi peran guru, metode pembelajaran, budaya sekolah, dan lingkungan religius, sedangkan faktor penghambat mencakup perbedaan karakter siswa, keterbatasan waktu, dan kondisi kelas.
Copyrights © 2026