Masyarakat yang minim kecakapan hidup berupa skill keterampilan membutuhkan instruktur untuk dapat meningkatkan serta memiliki keahlian dengan memberikan pelatihan kecakapan hidup dalam bidang pembuatan kerajinan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peran instruktur dalam meningkatkan kecakapan hidup melalui pelatihan kerajinan rotan, (2) mendeskripsikan faktor pendukung instruktur yang mempengaruhi keberhasilan dalam meningkatkan kecakapan hidup melalui pelatihan pembuatan kerajinan rotan pada warga belajar di UPTD Pelatihan Koperasi Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian yaitu menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Peran Instruktur Dalam Meningkatkan Kecakapan Hidup Melalui Pelatihan Kerajinan Rotan memenuhi perannya sebagai informator, fasilitator, motivator dan evaluator dengan baik. Selain itu menunjukan bahwa terdapat faktor pendukung instruktur yang mempengaruhi keberhasilan dalam pelaksanaan pelatihan yaitu instruktur yang kompeten dalam bidang kerajinan rotan serta bersertifikasi nasional dan fasilitas yang memadai sebagai penunjang untuk kelancaran proses kegiatan pelatihan.
Copyrights © 2024