Permasalahan sampah plastik di tingkat desa masih menjadi tantangan serius akibat keterbatasan sarana pengelolaan sampah serta masih maraknya praktik pembakaran terbuka yang berdampak negatif terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kondisi tersebut juga dialami oleh TPS3R Desa Buluharjo yang menghadapi kendala dalam menangani sampah plastik residu yang sulit didaur ulang dan terus menumpuk. Oleh karena itu, diperlukan penerapan teknologi pengolahan sampah yang lebih aman, efektif, dan ramah lingkungan sebagai alternatif pengelolaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan incinerator dalam mengurangi volume sampah plastik dan menekan dampak asap pembakaran di TPS3R Desa Buluharjo, serta mengkaji potensi pemanfaatan residu hasil pembakaran sebagai bahan baku paving block dalam kerangka ekonomi sirkular. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengelola TPS3R, dokumentasi, serta analisis perbandingan kondisi sebelum dan sesudah penerapan incinerator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan incinerator mampu mengurangi praktik pembakaran terbuka, menurunkan volume sampah plastik secara signifikan, serta menciptakan lingkungan TPS3R yang lebih bersih dan tertata. Selain itu, pemanfaatan residu pembakaran menjadi paving block memberikan nilai tambah ekonomi dan mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis partisipasi masyarakat.
Copyrights © 2026