Trauma merupakan kondisi yang menyebabkan gangguan atau kerusakan pada jaringan tubuh akibat kekerasan atau ruda paksa, sehingga membutuhkan penanganan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi. Dalam konteks pelayanan trauma, komunikasi kolaboratif antara perawat dan dokter menjadi komponen krusial untuk memastikan mutu perawatan yang optimal. Komunikasi yang efektif memungkinkan pertukaran informasi penting, pengambilan keputusan bersama, serta identifikasi dan penyelesaian hambatan dalam proses perawatan. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi kolaboratif perawat–dokter dalam penanganan trauma, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas komunikasi, serta meninjau dampaknya terhadap keselamatan pasien dan kualitas pelayanan. Metode yang digunakan adalah telaah sistematis terhadap artikel ilmiah yang relevan dari berbagai basis data kesehatan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa komunikasi yang baik tidak hanya meningkatkan koordinasi antarprofesional, tetapi juga berkontribusi pada percepatan intervensi, ketepatan tindakan klinis, serta penurunan risiko komplikasi pada pasien trauma. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kemampuan komunikasi interprofesional dan implementasi sistem kolaboratif dalam lingkungan pelayanan kesehatan guna meningkatkan keselamatan pasien dan kualitas pelayanan trauma secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026