Dalam konteks pesantren tradisional di Indonesia, dinamika modernisasi, perkembangan teknologi, dan perubahan sosial menuntut adanya pola kepemimpinan yang lebih adaptif, sehingga penelitian ini mengeksplorasi model transformatif kepemimpinan kiai dengan fokus pada perannya dalam menumbuhkan budaya keagamaan berbasis tradisi di era modern. Dengan melakukan tinjauan komprehensif terhadap literatur yang relevan, studi ini berupaya memahami bagaimana para pemimpin kiai menavigasi keseimbangan antara melestarikan tradisi keagamaan dan beradaptasi dengan lanskap kontemporer yang terus berubah. Tujuan studi ini adalah untuk mengungkap strategi yang digunakan oleh para pemimpin kiai dalam menjembatani kesenjangan antara tradisi dan modernitas sambil mengembangkan budaya keagamaan yang tetap kontekstual dan bermakna bagi komunitas santri. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan, dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif.Analisis ini menarik wawasan dari karya ilmiah, jurnal, dan artikel untuk membedakan nuansa transformasi kepemimpinan, termasuk pergeseran menuju pendekatan pembinaan yang lebih partisipatif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan pendidikan Islam masa kini.
Copyrights © 2026