Penelitian ini mengkaji hadis tentang mencium anak sebagai wujud kasih sayang orang tua dalam perspektif kritik sanad dan matan serta pemaknaannya dalam konteks pendidikan keluarga. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengertian sanad dan matan hadis, proses takhrij dan i’tibar hadis, serta kualitas hadis melalui kritik sanad dan matan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan ilmu hadis, meliputi penelusuran sumber hadis pada kitab-kitab induk seperti Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Ibnu Majah, dan Musnad Ahmad bin Hanbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis tentang mencium anak memiliki sanad yang bersambung (muttashil) dan para perawinya dinilai tsiqah oleh para ulama hadis. Dari sisi kritik matan, kandungan hadis tidak bertentangan dengan Al-Qur’an, hadis sahih lainnya, akal sehat, serta sejalan dengan prinsip pendidikan dan pengasuhan dalam Islam. Dengan demikian, hadis tersebut dinyatakan berkualitas sahih baik dari sisi sanad maupun matan. Kajian ini menegaskan pentingnya kasih sayang dalam pengasuhan anak sebagai bagian dari pendidikan keluarga dalam Islam guna membentuk karakter dan kepribadian anak yang baik.
Copyrights © 2026