Penyebaran berita hoaks di Provinsi Sumatera Utara terus meningkat setiap tahun, ditandai dengan jumlah laporan hoaks nasional yang mencapai 1.923 kasus pada tahun 2024, dengan kategori terbesar berasal dari konten penipuan. Penelitian ini menganalisis advokasi kebijakan yang dilakukan oleh Dinas Kominfo Sumatera Utara menggunakan enam dimensi model advokasi Johns Hopkins University yaitu, analisis, strategi, mobilisasi, aksi, evaluasi, dan keberlanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan masih banyak hambatan dalam advokasi kebijakan seperti minimnya regulasi daerah terkait hoaks, terbatasnya SDM, kurangnya koordinasi lintas sektor, serta rendahnya literasi digital masyarakat. Penelitian merekomendasikan penguatan SOP internal, peningkatan kapasitas ASN, penyediaan media informasi yang lebih efektif, serta kolaborasi multipihak untuk memperkuat sistem pencegahan penyebaran berita hoaks.
Copyrights © 2026