Penelitian ini telah dilaksanakan di laboratorium lapangan Program Studi Peternakan Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana selama 4 bulan (Februari s/d Mei 2024). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh tinggi pemotongan rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv. Mott) terhadap kandungan karbohidrat, energi, dan selulosa. Metode yang digunakan dalam penelitian aSdalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dicobakan yaitu T1 = Tinggi pemotongan 5 cm dari atas permukaan tanah; T2 = Tinggi pemotongan 10 cm dari atas permukaan tanah; T3 = Tinggi pemotongan 15 cm dari atas permukaan tanah; T4 = Tinggi pemotongan 20 cm dari atas permukaan tanah; dan T5 = Tinggi pemotongan 25 cm dari atas permukaan tanah. Variabel yang diukur meliputi kandungan karbohidrat, kandungan energi dan kandungan selulosa. Nilai rata-rata kandungan karbohidrat (71,43% BK), energi (2.531,04 kkal/kg BK) dan selulosa (29,98% BK). Hasil analisis ragam menunjukkan perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kandungan karbohidrat dan energi, namun berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan selulosa. Hasil uji lanjut menunjukan tinggi pemotongan 20 cm dan 25 cm mengandung selulosa lebih rendah dari 5 cm dan 10 cm. Disimpulkan bahwa tinggi pemotongan rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv. Mott) 25 cm dari permukaan tanah memberikan hasil lebih baik dibandingkan dengan perlakuan yang lain.
Copyrights © 2026