Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika komunikasi interpersonal dalam pembentukan solidaritas sosial pada Komunitas Yoga Tertawa BHM Bona. Komunitas ini berkembang sebagai ruang interaksi yang menghadirkan dukungan emosional, keterhubungan sosial, serta kehangatan antaranggota melalui aktivitas tawa bersama. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus, melalui observasi partisipatif, wawancara semistruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi verbal seperti sapaan ramah, percakapan santai, dan berbagi cerita serta komunikasi nonverbal seperti senyuman, kontak mata, dan tawa kolektif menjadi fondasi terbentuknya solidaritas anggota. Aktivitas kolektif seperti tirta yatra, bakti sosial, dan pertemuan rutin memperkuat kohesi sosial melalui pengalaman bersama yang bersifat emosional. Analisis menggunakan teori FIRO mengungkap bahwa pemenuhan kebutuhan inclusion, control, dan affection menjadi faktor utama dalam keberlanjutan hubungan sosial yang harmonis. Penelitian ini menegaskan bahwa dinamika komunikasi interpersonal berperan signifikan dalam membentuk dan mempertahankan solidaritas sosial dalam komunitas.
Copyrights © 2025