Kemampuan berpikir logis adalah keterampilan yang krusial bagi manusia, tidak terkecuali pada anak usia dini karena berkaitan dengan penerimaan informasi, penyelesaian masalah, klasifikasi, dan pola. Penelitian ini bertunjuan untuk mengidentifikasi perbedaan dalam kemampuan berpikir logis anak usia 5-6 tahun sebelum dan sesudah mendapatkan intervensi melalui aktivitas menggunakan aplikasi digital Babybus di TK Efrata Medan. Penelitian menggunakan quasi experimental dan menggunakan desain one group pretest-posttest design, digunakan untuk membandingkan nilai pretest dan posttest pada kelas eksperimen. Populasi pada penelitian ini sebanyak 14 anak berusia 5-6 tahun. Sampel dipilih secara acak (random sampling), dimana kelas A terpilih menjadi kelas eksperimen yang terdiri dari 6 anak. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan statistik non-parametrik melalui uji Wilcoxon Signed-rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest dalam kemampuan berpikir logis anak. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi dari uji Wilcoxon Signed-rank Test sebesar 0.027 < 0.05 sehingga H1 diterima. Dengan demikian, media pembelajaran digital aplikasi Babybus berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir logis anak usia 5-6 tahun.
Copyrights © 2026