Perkembangan layanan kredit digital seperti PayLater telah mengubah pola konsumsi masyarakat, khususnya di kalangan pengguna e-commerce. Kemudahan akses kredit ini tidak hanya memfasilitasi pemenuhan kebutuhan, tetapi juga berpotensi mendorong perilaku konsumtif dan pembelian impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh materialisme terhadap perilaku impulsive buying pada pengguna PayLater di e-commerce, serta menguji peran self-control sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada pengguna PayLater. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa materialisme berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying. Sementara itu, self-control memiliki arah pengaruh negatif dalam memoderasi hubungan antara materialisme dan impulsive buying, namun efek tersebut tidak signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan pengendalian diri individu belum cukup kuat untuk meredam dorongan konsumtif yang bersumber dari orientasi materialistis, khususnya ketika didukung oleh kemudahan penggunaan PayLater. Nilai R Square sebesar 0,297 menunjukkan bahwa model penelitian ini menjelaskan 29,7% variasi perilaku impulsive buying, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi konsumen, platform e-commerce, serta penyedia layanan PayLater dalam memahami risiko perilaku konsumtif di era kredit digital.
Copyrights © 2025