Pengecoran kolom beton bertulang pada proyek fast-track sering mengalami deviasi waktu yang menurunkan efektivitas hingga di bawah 90 persen, berpotensi menyebabkan cacat struktural seperti segregasi. Penelitian ini bertujuan mengukur efektivitas waktu pengecoran kolom tipe K1b, menganalisis deviasi terhadap rencana 17 menit per kolom, serta mengidentifikasi faktor penyebab utama pada proyek Gedung Kuliah Terpadu IAIN Kudus. Pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain studi kasus digunakan, mengumpulkan data primer melalui observasi langsung pada 12 kolom sampel purposive dari populasi kolom lantai 3 (dimensi 70x70x300 cm). Instrumen meliputi stopwatch digital, kamera, dan lembar observasi, dianalisis dengan statistik deskriptik dan rumus efektivitas (rencana/aktual × 100%). Hasil menunjukkan rata-rata waktu aktual 19,25 menit, efektivitas 88,3 persen, disebabkan antrian truk mixer, kekurangan pekerja, dan hambatan vibrator. Kesimpulan merekomendasikan optimalisasi koordinasi suplai dan alat untuk efisiensi di atas 90 persen pada proyek serupa.
Copyrights © 2026