Media global, termasuk media online di Indonesia, secara konsisten memperhatikan konflik Palestina-Israel sebagai masalah internasional. Fokus penelitian ini adalah bagaimana Detik.com mengonstruksi pemberitaan tentang konflik Palestina-Israel selama Januari 2025.Metode, pendekatan kualitatif digunakan, dan metode analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki digunakan. Model ini mencakup empat struktur framing: sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, data penelitian diperoleh dari empat belas berita pilihan yang diterbitkan Detik.com selama Januari 2025.Simpulan, Studi menunjukkan bahwa Detik.com sering membingkai perselisihan dengan menampilkan penderitaan warga Palestina dan agresi militer Israel dengan memilih judul, mengutip narasumber, menggunakan diksi emosional, dan menggunakan visual pendukung. Konstruksi realitas yang ditunjukkan mendorong narasi kemanusiaan dan membentuk persepsi publik yang mendukung Palestina. Penelitian ini menegaskan peran strategis media daring dalam membentuk persepsi publik terhadap konflik internasional melalui proses konstruksi dan framing berita.
Copyrights © 2024