Transformasi digital di sektor perbankan mendorong pemanfaatan mobile banking dalam berbagai kebutuhan transaksi, termasuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tidar terhadap penggunaan aplikasi BIMA Mobile dalam proses pembayaran UKT dengan menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner skala Likert lima poin yang disebarkan secara daring. Data dianalisis menggunakan SMART Partial Least Square (PLS) untuk menguji reliabilitas, validitas konstruk, serta hubungan antarvariabel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa instrumen penelitian memenuhi kriteria reliabilitas dan validitas, sehingga layak digunakan dalam pengujian model. Selain itu, seluruh hipotesis dalam model diterima, yang mengindikasikan bahwa persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh signifikan terhadap persepsi kegunaan, serta persepsi kegunaan berpengaruh signifikan terhadap sikap dan niat menggunakan aplikasi. Sikap terhadap penggunaan juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap niat dan penggunaan aktual. Secara keseluruhan, mahasiswa menilai BIMA Mobile bermanfaat dan relatif mudah digunakan dalam pembayaran UKT, sehingga berpotensi meningkatkan efisiensi administrasi pembayaran di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2025