Pengelolaan limbah organik menjadi tantangan serius di sekolah Indonesia, menyumbang 40,64% total sampah rumah tangga dan mengancam kesehatan lingkungan. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan menginovasikan produksi ekoenzim dari limbah organik kantin sekolah menggunakan Pendekatan Pengabdian Masyarakat Berbasis Pendidikan Lingkungan terintegrasi Project-Based Learning (PjBL) di SMA N 1 Ampel. Pendekatan kualitatif deskriptif menargetkan 35 siswa kelas X1 secara purposive sampling, menggunakan pre-post test, lembar observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data kualitatif deskriptif melalui triangulasi berfokus pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkungan. Hasil menunjukkan kehadiran 97%, peningkatan pemahaman 88% pada post-test, antusiasme tinggi siswa, dan fermentasi tiga bulan berhasil menghasilkan ekoenzim berkualitas (warna kecoklatan, aroma alkohol-cuka, kapalan putih). Kesimpulannya, pendekatan terintegrasi efektif mengubah limbah menjadi produk bernilai guna sambil menumbuhkan praktik lingkungan berkelanjutan di kalangan siswa.
Copyrights © 2026