Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan peta konsep terhadap kepercayaan diri dan kecerdasan spasial siswa sekolah dasar. Desain penelitian menggunakan eksperimen semu dengan pendekatan pre-test dan post-test pada dua kelompok: eksperimen (menggunakan peta konsep) dan kontrol (pembelajaran konvensional). Sampel penelitian terdiri atas 50 siswa kelas V SDN 007 Bagan Besar yang dibagi menjadi dua kelompok masing-masing 25 siswa. Data dikumpulkan melalui angket kepercayaan diri dan tes kecerdasan spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat peningkatan signifikan kepercayaan diri siswa pada kelas eksperimen (rata-rata peningkatan 18,20 poin; p = 0,000), sedangkan kelas kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan; (2) terdapat peningkatan signifikan kecerdasan spasial siswa baik pada kelas eksperimen (rata-rata peningkatan 19,20 poin; p = 0,000) maupun kontrol (11,60 poin; p = 0,000); (3) terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol terhadap kepercayaan diri (p = 0,000) dengan selisih rata-rata post-test 16,08 poin; dan (4) terdapat perbedaan signifikan terhadap kecerdasan spasial (p = 0,000) dengan selisih rata-rata post-test 8,00 poin. Dengan demikian, pembelajaran menggunakan peta konsep terbukti efektif meningkatkan kepercayaan diri dan kecerdasan spasial siswa dibandingkan metode tradisional.
Copyrights © 2025