Rendahnya kompetensi sosial dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di tingkat sekolah dasar menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui metode pembelajaran inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran bermain peran terhadap kompetensi sosial dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran PKn di kelas II SDN 10 Dumai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 40 siswa yang terbagi menjadi kelompok eksperimen yang mendapatkan pembelajaran bermain peran dan kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol pada variabel kompetensi sosial dan berpikir kritis. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kompetensi sosial siswa, sedangkan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, metode bermain peran terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran PKn.
Copyrights © 2025