Fenomena klitih merupakan bentuk kejahatan remaja yang semakin sering terjadi di ruang publik perkotaan dan menimbulkan rasa tidak aman di masyarakat. Klitih memiliki karakteristik khas berupa tindakan kekerasan yang bersifat ekspresif, spontan, dan tidak berorientasi pada motif ekonomi, dengan pelaku yang didominasi oleh remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik klitih sebagai kejahatan remaja, mengidentifikasi faktor lingkungan yang memengaruhi terjadinya klitih di ruang publik perkotaan, serta menjelaskan fenomena tersebut melalui perspektif kriminologi lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sifat deskriptif-analitis dan jenis penelitian normatif-empiris ringan, dengan memanfaatkan data sekunder berupa literatur ilmiah dan dokumentasi terkait fenomena klitih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klitih berkaitan erat dengan kerentanan ruang publik perkotaan yang ditandai oleh lemahnya kontrol sosial, struktur fisik lingkungan yang tidak mendukung keamanan, pola penggunaan ruang oleh remaja, serta dimensi waktu yang minim pengawasan. Melalui perspektif kriminologi lingkungan, klitih dapat dipahami sebagai kejahatan yang muncul akibat interaksi antara pelaku potensial, target, dan lingkungan yang memberikan kesempatan kejahatan. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan kriminologi lingkungan relevan dalam menjelaskan kemunculan dan keberulangan klitih sebagai kejahatan remaja di ruang publik perkotaan.
Copyrights © 2026