Latar Belakang: Anemia adalah suatu kondisi tubuh dimana kadar hemoglobin (hb) dalam darah lebih rendah dari normal yang dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Prevalensi anemia remaja putri tahun 2023 sebesar 47% dan pada tahun 2024 naik menjadi 68,2%. Tujuan penelitian ini diketahuinya hubungan tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di MTs Al Huda Bandungbaru Kecamatan Adiluwih. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Analisis bivariat menggunakan uji gamma. Sampel yang digunakan sebanyak 80 remaja putri usia 14-16 tahun. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan ada sebanyak 71,3% remaja putri anemia, dengan tingkat pengetahuan mayoritas kurang sebanyak 45% dan tingkat kepatuhan konsumsi TTD mayoritas tidak patuh sebanyak 76,3%. Hasil uji bivariat diperoleh p-value < 0,05 yang artinya adanya hubungan secara signifikan antara tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di MTs Al Huda Bandungbaru Kecamatan Adiluwih. Kesimpulan: Tingginya kejadian anemia pada remaja putri dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang kurang dan tidak patuh mengonsumsi tablet tambah darah.
Copyrights © 2026