Penelitian ini membahas pemikiran pendidikan kontemporer Ismail Raji Al-Faruqi yang berfokus pada konsep Islamisasi ilmu pengetahuan sebagai respons atas krisis intelektual dan dualisme pendidikan dalam dunia Islam. Fenomena pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum dinilai telah melahirkan berbagai problem epistemologis, sosial, dan moral dalam kehidupan umat Muslim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, yang bersumber dari buku-buku dan artikel ilmiah relevan terkait pemikiran Al-Faruqi. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep Islamisasi ilmu pengetahuan yang digagas Al-Faruqi berlandaskan pada prinsip tauhid sebagai fondasi epistemologis, yang bertujuan menyatukan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman secara integral. Melalui tahapan sistematis Islamisasi ilmu, Al-Faruqi berupaya mengembalikan orientasi keilmuan agar selaras dengan tujuan penciptaan manusia serta mampu menjawab tantangan modernitas. Dengan demikian, pemikiran Al-Faruqi memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan Islam yang holistik, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan umat
Copyrights © 2026