Di era Revolusi Industri 4.0, literasi tidak lagi sekadar kemampuan membaca teks cetak, melainkan kemampuan menavigasi informasi digital secara kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi integrasi literasi digital dalam pembelajaran membaca di Sekolah Dasar (SD) serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan teknik analisis isi terhadap berbagai literatur terkait pendidikan dasar dan teknologi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi integrasi literasi digital dapat dilakukan melalui pemanfaatan media baca multimodal (seperti e-book interaktif), penggunaan platform gamifikasi untuk evaluasi membaca, dan penerapan kurasi konten digital oleh guru. Integrasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman literal maupun inferensial siswa. Namun, tantangan utama yang ditemukan meliputi kesenjangan infrastruktur digital (digital divide), risiko distraksi pada perangkat elektronik, dan keterbatasan kompetensi pedagogik teknologi guru. Simpulan dari penelitian ini menekankan bahwa integrasi literasi digital harus dibarengi dengan pendampingan guru yang intensif serta penyediaan konten digital yang relevan dengan perkembangan psikologis anak usia sekolah dasar agar proses transisi dari literasi konvensional dapat berjalan optimal.
Copyrights © 2026